Pengertian dan sejarah SPA


SPA merupakan kepanjangan dari Solus Per Aqua, yang artinya Terapi menggunakan Air. Menurut sejarah istilah SPA berasal dari Belgia, menunjukkan sebuah tempat dimana terdapat air yang menyehatkan.

Banyak orang di seluruh dunia percaya bahwa mandi di mata air, sumur, atau sungai tertentu menghasilkan pemurnian fisik dan spiritual. Bentuk ritual pemurnian ada di antara penduduk asli Amerika, Babilonia, Mesir, Yunani, dan Romawi. Saat ini, ritual pemurnian melalui air dapat ditemukan dalam upacara keagamaan Yahudi, Muslim, Kristen, Budha, dan Hindu. Upacara-upacara ini mencerminkan kepercayaan kuno akan khasiat penyembuhan dan pemurnian air. Ritual mandi yang lebih komplek juga dipraktikkan di Mesir kuno, di kota-kota prasejarah Lembah Indus, dan di peradaban Aegean. Paling sering orang-orang kuno ini melakukan sedikit konstruksi bangunan di sekitar air, dan apa yang mereka lakukan bersifat sementara

Sejarah SPA di Indonesia

Istana Air (gambar Noyvesto.net)

Jejak sejarah SPA di Indonesia yang masih terjaga kondisinya saat ini adalah di bangunan cagar budaya Tamansari Yogyakarta, yang letaknya di sebelah barat Karaton Mataram Islam Yogyakarta. Di situ terdapat tempat pemandian para putri - putri kraton dan ruangan peristirahatan raja yang lengkap dengan perawatan aroma therapy nya.

tempat peristirahatan raja
 
SPA pada jaman dahulu kala hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan saja, dan cara treatment ini terus diterapkan dan diinovasi hingga di jaman sekarang...
Seiring perkembangan jaman Spa memiliki pengertian yang lebih luas, disamping terdapat perawatan madi sauna juga menyediakan layanan massage, perawatan kecantikan, dan sebagainya

Untuk mendirikan usaha tempat SPA di Indonesia syaratnya cukup ketat, harus mengantongi ijin dari Dinas Pariwisata, standar spek ruangan dan layanan SPA juga SOP yang harus ditaati. Untuk menjadi terapis SPA seperti ini, biasanya terapis harus memiliki sertifikat dari LKP.

Pengertian dan sejarah SPA